Siapa yang Cocok jadi Partner Lionel Messi Di Piala Dunia 2018

Lionel Messi pastinya akan menjadi pemain andalan Argentina di Rusia, namun ada ajang sengit untuk menentukan nama siapa yang paling layak menjadi pendamping Messi nanti. Siapa saja nama kandidat yang cocok untuknya? Inilah beberapa nama yang menjadi calon partner Messi di ajang piala dunia 2018 nanti.

Sahabat Messi di luar lapangan. Sergio Aguero, tak diragukan lagi, adalah partner yang diidamkan Messi. Masih tajam seperti biasa di Manchester City, Sayangnya Aguero urung tampil pada jeda internasional Maret ini karena cedera. Tetapi kesempatannya untuk berangkat ke Rusia terbuka amat lebar.

Sedari Argentina ada di bawah pimpinan Jorge Sampaoli, Gonzalo Higuain lebih banyak menganggur dan hanya 1 kali tampil. Dia malah tak dibawa saat Argentina melangsungkan pertandingan pamungkas babak kualifikasi pada Oktober lalu. Beruntung, penampilan El Pipita sekarang ini sedang naik di Juventus dan dia juga muncul sebagai pilihan pertama pendamping Messi kalau Aguero alami cedera.

Sesaat usai tak dipanggil dalam jeda internasional Maret ini, Mauro Icardi berikan respons sempurna: quat-trick ke gawang Sampdoria. Walau bermain produktif bersama Inter Milan, Icardi ternyata masih belum pecah telur di tingkat tim nasional lewat 4 caps yang telah dikantonginya. Sampaoli boleh terus abaikannya, namun amat dini untuk mencoret bomber berinisial MI9 ini dari skuat Piala Dunia.

Sama halnya dengan Icardi, Paulo Dybala perlu rela duduk manis di rumahnya untuk menyaksikan Argentina pada pekan ini. Pemain penyerang Juventus ini memang belum menunjukkan talenta besarnya bersama La Albiceleste, namun harapannya untuk bisa berangkat ke Rusia tetap terbuka. Terlebih, Dybala punya titel tak resmi sebagai titisan Messi berkat posisi, perawakan, dan gaya bermainnya yang mirip dengan sang megabintang.

Partner Messi di Piala Dunia 2018

Ketika cedera menghalangi Aguero untuk mentas di timnas pada Maret ini, pilihan mengejutkan dibuat Sampaoli. Alih-alih memanggil Icardi atau Dybala, Sampaoli justru lebih memilih Angel Correa. Bersinar di Atletico Madrid, Correa memang mampu memberikan banyak opsi di lini depan berkat kemampuannya yang serbabisa, mulai dari penyerang sayap hingga penyerang lubang.

Di usia 20 tahun, Lautaro Martinez sudah menjadi buah bibir. Sampaoli sudah berulang kali mengamati langsung aksi wonderkid Racing Club ini dan ia pun mendapat pemanggilan pertamanya di timnas senior pada Maret ini. Piala Dunia tampaknya terlalu dini untuk Martinez, namun jika tampil cemerlang kontra Italia dan Belanda, apapun bisa terjadi untuk penyerang berbakat bidikan klub-klub top Eropa ini.

Satu lagi penyerang lokal Argentina yang diboyong Sampaoli. Cristian Pavon memang bukan nama baru. Pada November lalu, striker Boca Juniors ini tampil impresif dalam debutnya di timnas dengan mengarsiteki dua gol Aguero kontra Rusia dan Nigeria. Jika terus bersinar, Pavon bisa menjadi pelayan rahasia untuk Messi dan Aguero di Rusia nanti.

Jika bukan karena cedera lutut ACL yang dideritanya pada November lalu, Dario Benedetto boleh jadi punya kesempatan bagus untuk berangkat ke Rusia. Dalam empat laga terakhir di babak kualifikasi, ia selalu tampil membela Argentina meski tidak membikin gol. Kini, striker Boca Juniors ini berpacu dengan waktu agar bisa pulih dan terpilih ke Piala Dunia 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *