10 Striker Sepakbola Top Yang Pernah Lahir Di Liga Italia

Liga Italia Memiliki Pertahanan Paling Kokoh
Liga Italia atau yang dikenal dengan Serie A merupakan liga yang paling kokoh dalam bermain bola bertahan. Banyak bek tangguh yang menghiasi liga Serie A sebut saja, Paolo Maldini, Franco Baresi dan lainnya akan membikin para striker lawan memerlukan kerja ekstra untuk bisa menjebol gawangnya. Tak pelak ketika ada beberapa striker yang berhasil melakukan itu secara tidak langsung akan di cap dunia sepakbola sebagai striker sepakbola jempolan.

Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, David Trezeguet, Andriy Shevchenko
Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, David Trezeguet, Andriy Shevchenko
Liga Italia yang di dekade tahun 90-an merupakan liga paling akbar di dunia, telah melahirkan sejumlah penyerang handal yang berasal dari berbagai negara selain dari Italia sendiri. Mereka adalah striker yang di kenang masyarakat sepakbola karena berhasil mencetak banyak gol di tengah rapatnya pola bertahan catenaccio klub-klub di liga Italia. Pada artikel ini akan di paparkan striker terbaik yang pernah di lahirkan liga Italia dalam 20 tahun terakhir.

Daftar legenda striker terbaik liga Italia dalam 20 tahun terakhir
10. Antonio Di Natale
Pemain kelahiran Naples, Italia pada tahun 1977 ini bisa di sebut tua-tua keladi. Di tengah usia yang semakin senja, Antonio Di Natale masih sanggup membuat banyak gol di tengah kokohnya tembok pertahanan klub di Italia. Pada musim 2009 sampai 2013 merupakan puncak tertinggi torehan golnya yaitu diatas 23 gol, bahkan di dua musim 2010 dan 2011 dia berhasil menjadi topskor dengan masing-masing mengemas 36 gol. Karir sepakbolanya sebagian besar dihabiskan di klub Udinese, dan sampai sekarang dia telah mengemas total 188 gol dari 350 pertandingan di sepanjang karirnya.

Antonio Di Natale, Udinese
Antonio Di Natale, Udinese

9. David Trezeguet
Striker asal Prancis ini bermain selama 10 musim di Juventus pada periode 2000-2010. Di klub Nyonya Tua tersebut ia mengemas 149 gol dari 245 pertandingan. Dia juga berhasil menjadi top skor di musim 2001-02 dengan 24 gol. Juara liga Serie A musim 2001-02 dan 2002-03 berhasil di raihnya bersama klub Juventus. Dia merupakan salah satu legenda untuk klub Old Lady yang bermarkas di kota Turin.
David Trezeguet – Juventus
David Trezeguet – Juventus

8. Hernan Crespo
Striker Argentina di liga Italia mencuat ketika membela FC Parma, yang merupakan klub medioker yang dibawanya menjadi klub yang di segani di Italia kala itu. Pemain ranking 3 terbanyak yang berhasil mencetak gol untuk timnas Argentina ini di klub FC Parma berhasil mengemas 62 gol dari 116 pertandingan selama membela klub italia tersebut., di periode pertamanya di Parma, dan di periode kedua di Parma ia berhasil mencetak 10 gol dari 46 pertandingan. Gelar topskor di musim 2000-01 berhasil di rebutnya dengan torehan gol sebanyak 26 buah.
Hernan Crespo – Parma FC
Hernan Crespo – Parma FC

7. Christian Vieri
Penyerang dengan postur tinggi besar ini pernah menjadi andalan ketika membela Inter Milan. Striker denga panggilan ‘Bobo’ di liga Serie A berhasil mencetak 167 gol dari 344 pertandingan. Karirnya di Italia sudah memperkuat banyak klub, bahkan dia pernah bermain di liga Spanyol kala membela Atletico Madrid dan liga Prancis kala membela AS Monaco.
Chistian Vieri – Inter Milan
Chistian Vieri – Inter Milan

6. Filippo Inzaghi
Pemain ini termasuk tipe striker yang oportunis, dia bisa menempatkan diri di posisi yang tepat di waktu dan tempat yang benar. Karirnya menjulang ketika memperkuat Juventus dan AC Milan. Di sepanjang karir di liga Italia striker yang gemar bermain di wilayah abu-abu karena sering bermain di wilayah offside ini berhasil mencetak 197 gol dari 466 pertandingan. Dan gelar topskor musim 1996-97 pun berhasil di genggamnya.
Filippo Inzaghi
Filippo Inzaghi

5. Gabriel Batistuta
Batigol adalah julukan yang sudah menggambarkan bahwa dia seorang striker yang mumpuni membuat gol. Penyerang Argentina ini menjadi dewa bagi penggemar klub Fiorentina karena rajin mencetak gol. Gelar topskor pun di raihnya di tahun 1995. Dari total karirnya di Serie A dia berhasil mengemas 184 gol dari 318 pertandingan.
Gabriel Batistuta
Gabriel Batistuta

4. Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic adalah raja untuk semua liga sepakbola yang di ikutinya, begitu juga ketika dia datang ke Italia dari liga Belanda, selama membela Juventus, Inter Milan maupun AC Milan, yang sepanjang tahun menempati peringkat pertama di klasemen akhir. Gol yang berhasil di buat sebanyak 109 dari 205 pertandingan. Gelar topskor di raihnya di dua musin yaitu tahun 2009 dan 2012.
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic

3. Francesco Totti
Sang pangeran Roma adalah julukan dia di dunia sepakbola. Pemain yang berposisi sebagai Attacking midfielder atau bisa menjadi second Striker hanya mengabdi pada satu klub di sepanjang karirnya yaitu AS Roma. Kapten terbesar klub ibukota Italia tersebut berhasil merebut gelar topskor di musim 2006-07 dengan mengemas 26 gol. Dan sepanjang karirnya dia berhasil mencetak 239 dalam 576 pertandingan sampai akhir 2014.
Francesco Totti – AS Roma
Francesco Totti – AS Roma

2. Andriy Shevchenko
Sheva merupakan penerus kejayaan Marco Van Basten di AC Milan. Striker klub AC Milan ini merupakan salah-satu striker terhebat di Serie A. Striker yang menjadi topskor Serie A di musim 1999-00 dan 2003-04 ini membela AC Milan selama tujuh musim. Dan di masa keemasan di klub tersebut dia bisa mencetak 127 gol dari 208 pertandingannya. Dan menjadikan AC Milan berhasil menjadi juara di kompetisi Italia dan Kompetisi Eropa.
Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko

1. Alessandro Del Piero
Pengabdian Del Piero di Liga Italia hanya untuk klub Juventus. Selama 19 tahun membela klub Juventus sudah banyak gelar yang berhasil di raih. Topskor liga Italia di musim 2007-08 ini sepanjang karir di Juve telah mengemas 208 gol dari 513 pertandingan dan berhasil menjadi juara selama delapan kali di kompetisi Serie A. Dia adalah dianggap pemain terbesar yang pernah di miliki oleh klub Old Lady tersebut.
Alessandro Del Piero
Alessandro Del Piero

Mau tau prediksi bola? Yuk kunjungi centurionfootball.com

Pemain Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa

1991: Lothar Matthaeus (Germany)


Profil

  • Nama :Lothar Herbert Matthäus
  • Tanggal lahir : 21 Maret 1961
  • Tempat Lahir :Erlangen (Jerman Barat)
  • Kebangsaan : Jerman
  • Berhasil membawa jerman Juara Piala Eropa 1980, Piala Eropa 1996, dan Piala Dunia FIFA 1990
  • Club : Borussia M’Gladbach, FC Bayern Munich, Internazionale, FC Bayern Munich, dan MetroStars dan kini menjadi pelatih club Maccabi Netanya
  • Bermain Di Timnas Jerman 150 kali dan 23 kali MencetakGol

1992: Marco van Basten (Belanda)


Profil

  • Nama:Marco van Basten
  • Tanggal lahir: 31 Oktober 1964
  • Tempat lahir: Ultrecht, Belanda
  • Kebangsaan: Belanda
  • Pernah Memasuki Club Ajax Amsterdam dan A.C Milan 1980
  • Ia dikenal sebagai salah satu penyerang depan yang handal di sepanjang sejarah dan mencetak sebanyak 276 gol dalam karirnya. Dikenal atas kekuatannya dalam penguasaan bola, kemampuan taktis serta tendangan keras dan volinya yang spektakuler, van Basten meraih penghargaan Pemain Sepak bola Terbaik Eropa sebanyak tiga kali (tahun 1988, 1989 dan 1992) juga Pemain Terbaik Dunia FIFA di tahun 1992. Karirnya sangat singkat, pada umur 29 tahun, ia sudah pensiun karena cederanya yang parah dan kambuhan. Bahkan, pada penghormatan terakhirnya di San Siro, membuat pelatih Milan saat itu, Fabio Capello menangis.

1993: Roberto Baggio (Italy)


Profil

  • Nama: Roberto Baggio
  • Tanggal lahir : 18 Februari 1967
  • Tempat lahir : Caldogno,Italia
  • Kebangsaan : Italy
  • merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan italia. Dia meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik FIFA pada tahun 1993. Dia merupakan pemain terbaik Italia saat membela timnya di Piala Dunia FIFA 1994. Hasil terbaiknya ialah runner-up timnas Italia pada Piala Dunia 1994.

1994: Romario (Brazil)


Profil

  • Nama: Romário de Souza Faria
  • Tanggal lahir: 29 Januari 1966
  • Tempat lahir: Rio De Janeiro
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain legendaris sepak bola berkebangsaan Brasil. Dia merupakan pemain sepak bola pertama yang mencetak 1000 gol sepanjang sejarah. Dia dilahirkan di Rio de Janeiro. Di timnas Brasil, dia bermain 71 kali dan mencetak 56 gol.Berkarir di sepak bola sejak tahun 1987 sampai pensiun pada tahun 2007.

1995: George Weah (Liberia)


Profil

  • Nama: George Manneh Oppong Ousman Weah
  • Tanggal lahir : 1 Oktober 1966
  • Tempat lahir:Monrovia
  • Kebangsaan:Liberia
  • dalah seorang politikus dan mantan pemain sepak bola Liberia.
    Weah dilahirkan pada 1966 dari keluarga dengan 12 anak dan tumbuh di lingkungan kumuh di Monrovia. Pada tahun 1995, ia meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA, sehingga merupakan orang Afrika pertama yang meraih gelar tersebut, Pemain Terbaik Eropa, serta Pemain Terbaik Afrika. Ia sering dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola Afrika terbaik sepanjang masa. Sepanjang karirnya, ia telah bermain di beberapa klub di Eropa, termasuk Monaco, Paris Saint Germain, dan AC Milan. Meskipun sukses di klub, ia belum pernah mencicipi ajang Piala Dunia FIFA bersama dengan tim nasional sepak bola Liberia.
    Sejak pensiun, Weah beralih menjadi politikus. Ia dikalahkan oleh Ellen Johnson-Sirleaf dalam pemilu presiden Liberia pada Oktober dan November 2005.

1996: Ronaldo (Brazil)


Profil

  • Nama:Ronaldo Luís Nazário de Lima
  • Tanggal lahir:22 September 1976
  • Tempat lahir:Bento Robeiro,Brazil
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain sepak bola Brasil yang sangat terkenal. Ia biasanya bermain sebagai penyerang dan saat ini dikontrak klub Flamengo. Julukannya adalah Il Fenômeno (“Sang Fenomena”). Bertinggi tubuh 183 cm.Namanya mulai mencuat saat bermain di Cruzeiro pada tahun 1993. Ia dipanggil masuk skuad timnas sepak bola Brasil untuk Piala Dunia 1994 meskipun ia akhirnya tidak mendapatkan kesempatan bermain. Setelah Cruzeiro, ia pindah ke Eropa di sebuah klub Belanda, PSV Eindhoven. Di Eindhoven, ia menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Belanda. Ia lalu pindah ke FC Barcelona (Spanyol) untuk semusim sebelum bergabung dengan Inter Milan. Karirnya di Inter tidak berjalan manis karena ia terus dihantui cedera. Saat memperkuat tim nasional Brasil pada Piala Dunia 1998, ia sempat mengalami penyakit misterius sehari sebelum pertandingan final melawan Perancis. Ia tampil tidak maksimal dalam pertandingan yang berakhir 0-3 untuk kekalahan Brasil. Pada tahun 1999, ia kembali cedera lutut dalam pertandingan pertamanya setelah sembuh dari cedera sebelumnya dan menghabiskan masa dua puluh bulan untuk rehabilitasi.

    Ia bermain gemilang dalam Piala Dunia 2002, mengantarkan Brasil menjadi juara. Pada tahun yang sama ia pun pindah ke Real Madrid. Bersama Real, ia menemukan kembali kemampuannya dan mengantarkan Real menjadi juara Liga Spanyol pada tahun 2003.

    Ronaldo mengawali Piala Dunia 2006 dengan diselimuti kontroversi mengenai berat badannya yang tampak melebihi berat ideal. Ia dikritik karena kondisinya dianggap kurang fit serta penampilannya yang buruk. Meskipun begitu, pada pertandingan ketiga di babak pertama melawan Jepang, ia mencetak dua gol yang membawanya sejajar dengan Gerd Müller sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia sepanjang sejarah dengan 14 gol. Satu gol yang dicetaknya saat melawan Ghana pada 27 Juni menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 15 gol.

    Ia kembali mengalami cedera parah di lututnya pada 13 Februari 2008 saat memperkuat Milan menghadapi Livorno. Berbeda dengan cedera lutut yang dialaminya pada tahun 1998 dan 2000, kali ini lutut kirinya yang terluka.

    Pada 10 November 2005, ia memperoleh status kewarganegaraan Spanyol sehingga kini ia mempunyai dwikewarganegaraan.

1997: Ronaldo (Brazil)



1998: Zinedine Zidane (Perancis)

  • PROFILE
  • Nama: Zinedine Zidane
  • Tanggal Lahir: 23 June 1972
  • Tempat Lahir: Marseille, France
  • Kebangsaan: French
  • Game Pertama:
    Sebagai Pengganti Di babak kedua melawan Ceko 1994, skor 2 gol dalam 17 menit
  • Clubs:
    1998 – AS Cannes; 1992 – Girondins Bordeaux; 1996 – Juventus Turin; 2001 – Real Madrid
  • Greatest Match:
    Paris, July 12 1998. sekor dua gol babak pertama, Perancis mengalahkan Brazil dengan Skor 3-o dan memenangkan PialaDunia untuk pertama kalinya
  • World’s Most Expensive Player?: Currently. Zidane’s transfer from Juventus Turin to Real Madrid in 2001 reportedy totalled a staggering $76 million.
  • Awards:
    1996: European Super Cup and the World Club Cup with Juventus.
    1998: World Cup with France.
    1998: European Player of the Year award — the Balon d’Or.
    1999: FIFA 1998 World Player of the Year.
    2000: Euro 2000 Championship with France. Named Player of the Tournament.
    2000: FIFA World Player of the Year for the second time.
    2002: European Champions League with Real Madrid.
    2002: World Club Cup with Real Madrid.
    2003: FIFA World Player of the Year for the Third time

1999: Rivaldo (Brazil)


Profil

  • Nama:Rivaldo Vitor Borba Ferreira
  • Tanggal lahir: 19 April 1972
  • Tempat lahir:-
  • Kebangsaan: Brazil
  • merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Brasil yang kini bermain untuk klub FC Bunyodkor. Dia pernah membela klub utamanya seperti Santa Cruz, Mogi Mirim, Corinthians, Palmeiras, Deportivo La Coruña, Barcelona, Milan, Cruzeiro, Olympiacos,dan AEK Athens.Di timnas Brasil, dia bermain 74 kali dan mencetak 34 gol.

2000: Zinedine Zidane (Perancis)

2001: Luis Figo (Portugal)


Profil

  • Nama:Luís Filipe Madeira Caeiro “Figo”
  • Tanggal lahir:14 November 1972
  • Tempat lahir:Lisboa
  • Kebangsaan: Portugal
  • adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia kini membela klub Inter Milan. Sebelumnya ia membela klub FC Barcelona dan Real Madrid. Bersama a.l. Rui Costa, Fernando Couto, dan Vitor Baia tergabung dalam generasi emas yang merebut juara dunia junior tahun 1991.

2002: Ronaldo (Brazil)

2003: Zinedine Zidane (Perancis)

2004: Ronaldinho (Brazil)]


Profil

  • Nama:Ronaldo Assis de Moreira
  • Tanggal lahir:21 Maret 1980
  • Tempat lahir:Porto Alegre
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Brasil yang sejak Juli 2008 membela tim AC Milan. Tinggi badannya sekitar 180 cm. Ia mendapatkan gelar pemain terbaik dunia versi Fédération Internationale de Football Association pada tahun 2004 dan 2005.Ia merupakan pemain dengan penghasilan tertinggi melampaui David Beckham dari LA Galaxy.

2005: Ronaldinho (Brazil)

2006: Fabio Cannavaro (Italy)


Profil

  • Nama:Fabio Cannavaro
  • Tanggal lahir: 13 September 1973
  • Tempat lahir:Napoli
  • Kebangsaan:Italy
  • adalah bek tengah tim nasional sepak bola Italia yang bertinggi badan 176 cm. Ia memperkuat Real Madrid dalam tingkat liga. Sejak tahun 2005 ia menjadi kapten dari tim nasional sepak bola Italia. Ia adalah kakak kandung dari Paolo Cannavaro.Meskipun pendek, Cannavaro mempunyai kemampuan membaca permainan yang tinggi sehingga sering berhasil mencegat bola-bola yang datang. Bersama dengan Alessandro Nesta, keduanya menjadikan pertahanan Italia sebagai salah satu barisan pertahanan terbaik dunia.

    Debutnya di tim nasional terjadi pada 22 Januari 1997. Ia telah memperkuat tim nasional Italia di Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006, serta Piala Eropa 2000 dan 2004.

    Cannavaro terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa dan Pemain Terbaik Dunia FIFA pada tahun 2006.

2007: KAKA (Brazil)


Profil

  • Nama:Ricardo Izecson dos Santos Leite
  • Tanggal lahir: 22 April 1982
  • Tempat lahir:Brasilia
  • Kebangsaan: Brazil
  • ebih dikenal dengan nama Kaká, adalah seorang pemain sepak bola asal Brasil yang kini membela klub Real Madrid (bergabung tahun 2009; sebelumnya pada 2003-2009 di A.C. Milan). Kaká umumnya bermain di posisi gelandang serang ataupun penyerang. Ia dikenal mempunyai dribble yang sangat baik serta umpan-umpan yang akurat. Tinggi badannya ialah 186 cm.Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil.

2008: Cristian Ronaldo (Portugal)

Profil

  • Nama:Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
  • Tanggal lahir: 4 Februari 1985
  • Tempat lahir: Funchal, Portugal
  • Kebangsaan: Portugal
  • adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia dikenal sebagai pemain sayap dari Manchester United dari 2003-2009 sebelum pindah ke Real Madrid pada 1 Juli 2009 dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola. Ia biasa bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Ia mulai dipanggil ke Timnas Portugal sejak tahun 2003.

Lihat profil dan berita bola selengkapnya hanya di http://www.danielturp.org/

10 PEMAIN ITALIA PALING KONTROVERSIAL

1. Antonio Cassano

Lahir sehari setelah Italia memenangkan Piala Dunia 1982, pemain berjuluk ‘El Pibe de Bari’ itu dipuji sebagai pemain paling berbakat pada generasinya. Namanya meledak saat masih berusia 17 tahun dengan gol indah yang ia cetak untuk Bari ketika menghadapi Inter. Namun, ia tidak pernah benar-benar mencapai potensi terbaik yang diberikan Tuhan karena kepribadiannya yang meledak-ledak.

Cassano menceritakan bagaimana ia bisa tidur dengan sekitar 600 hingga 700 wanita saat berusia 25 tahun. Dan ketika bermain di Real Madrid, ia membayar pelayan muda untuk membawakannya kue setelah melakukan penyelundupan seorang gadis ke kamar hotel sebelum pertandingan. Cassano dihukum larangan lima pertandingan pada 2008 setelah ia melempar bajunya pada wasit. Selain itu, ada berita yang mengatakan ia memukul putra Marcello Lippi, Davide, di sebuah klub malam, yang membuatnya tersingkir dari skuad Piala Dunia 2010. Baru-baru ini ia dijual ke Milan setelah menghina Presiden Sampdoria, Riccardo Garrone.

2. Claudio Gentile

Salah satu bek paling kejam dan terkasar yang pernah ada di lapangan hijau. Para striker harus merelakan kakinya ketika menghadapi Gentile. Bek ini terkenal sebagai pemain yang dengan keras menjaga Diego Maradona hingga harus keluar dari pertandingan saat Piala Dunia 1982. Selain itu ia juga merobek baju yang dikenakan pemain Brasil, Zico, di kompetisi yang sama. Bahkan pahlawan Argentina di Piala Dunia 1978, Mario Kempes, berkomentar mengenai Gentile, “Jika Anda pergi ke toilet, Gentile akan mengikutimu ke sana.”

Gentile memenangkan enam Scudetto bersama Juventus dan menjadi pahlawan bagi para pendukung Bianconeri. Bahkan dalam sebuah cerita ketika striker Inggris, Kevin Keegan mejadi pemain terbaik Eropa, Gentile membuat Keegan tersandung ketika berjalan menuju podium. Gentile kemudian diketahui berbisik di telinga Keegan, “Anda tidak akan memenangkan penghargaan itu jika saya menjagamu.”

3. Paolo Di Canio

Salah satu pemain terbaik Italia yang tidak pernah bermain untuk tim nasional Italia, bersama dengan pemain seperti Evaristo Beccalossi dan Agostino Di Bartolomei. Tidak diragukan lagi bahwa temperamen panas Di Canio membuatnya kehilangan kesempatan untuk mengenakan jersey Azzurri.

Di Canio dijual oleh Juventus setelah bertengkar dengan pelatih Giovanni Trapattoni. Sementara saat-saat bermain bersama Sheffield Wednesday dirusak oleh salah satu momen paling terkenal dalam sejarah sepak bola Inggris, yaitu ketika ia mendorong wasit Paul Alcock hingga terjatuh ke tanah setelah ia dikartu merah saat menghadapi Arsenal.

4. Mario Balotelli

Meskipun baru berusia 20 tahun, striker kelahiran Sisilia keturunan Ghana itu berselisih dengan hampir semua rekan setimnya, lawan, pelatih, suporter, dan petugas pertandingan ketika masih bermain bersama Inter. Banyak komentar kontroversial Balotelli, termasuk saat ia menyebut dirinya seorang ‘warga kelas dua’, menyebut Cristiano Ronaldo sebagai ‘seseorang yang tidak bisa dimengerti’, membuka pengakuan secara terbuka bahwa ia mendukung Milan ketika bermain di Inter, mengaku tidak ingin bergabung dengan Manchester City pada hari ia tiba di Eastland, dan mengklaim ia tidak pernah mendengar tentang pemain muda Arsenal yang sensasional, Jack Wilshere.

‘Super Mario’ berkali-kali didepak dari skuad Inter oleh pelatihnya saat itu, Jose Mourinho. Dan penyerang itu bahkan mengatakan akan meninggalkan San Siro setelah kelakuannya melempar kostum Inter ke tanah usai pertandingan leg pertama semifinal Liga Champion musim lalu, di mana saat itu Inter menang 3-1 atas Barcelona. Sejak bergabung dengan Manchester City, Balotelli sudah dua kali dikeluarkan dari lapangan, yang terbaru adalah karena tendangan karate yang mengarah ke dada lawan yang kemudian membuatnya disingkirkan dari tim nasional Italia.

5. Marco Materazzi

Salah satu pemain yang paling tidak disukai dan tidak bisa dimengerti di planet ini. Materazzi dianggap sebagai pemain tidak berbakat yang kasar selama kariernya sebelum 2006. Drama yang dilakukannya, ekspresi wajah yang menyebalkan, dan belum lagi tackle keras dan menyikut pemain saat duel udara, membuatnya menjadi musuh bagi setiap pemain.

6. Omar Sivori

Sivori akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki Juventus dan Seri A. Namun, ia juga salah satu pemain dengan kepala yang panas. Pemain terbaik Eropa 1961 itu 10 kali dikeluarkan dari pertandingan dalam kurun waktu 7 tahun saat bermain bersama Juve. Ia juga sering terlibat keributan dengan lawan dan wasit. Pergerakan favoritnya adalah menanduk kepala, yang ia gunakan untuk menghina para pemain bertahan.

Maradona tahun 60’an itu meninggalkan Bianconeri pada 1965 setelah disingkirkan oleh pelatih Heriberto Herrera. Dan pada pertandingan terakhir dalam kariernya bersama Napoli, di mana ia juga sering dihukum tidak boleh bermain, ia dihukum enam pertandingan karena kekerasan yang dilakukannya dengan menendang Erminio Favalli saat mengahadapi bekas timnya, Juventus.

7. Pasquale Bruno

Pemain paling terkenal setelah Claudio Gentile pensiun. Bruno disapa “The Animal” karena gaya bertahannya yang tanpa kompromi. Mantan pemain Juventus, Torino, dan Lecce itu pernah sekali dihukum tidak boleh bermain selama delapan pertandingan setelah secara fisik menyerang wasit dan semua rekan-rekannya yang mecoba campur tangan. Bruno mampu melakukan banyak tackle berbahaya dan menerima banyak kartu selama kariernya. Ia menjadi terkenal saat bermain di tim Skotlandia, Hearts, khususnya setelah mencekik pemain cadangan Hibernian usai menendang pemain lawan pada ginjalnya.

Bruno terus melakukan pendekatan yang tidak banyak omong setelah pensiun dengan beberapa komentar yang kemudian diperdebatkan oleh pers. Ia baru saja menyerang para pemain sepak bola yang hanya peduli pada anting, tato, klub malam, dan belanja. Ia juga mengatakan bahwa jika ia masih bermain saat ini, ia akan memberi pelajaran pada Zlatan Ibrahimovic.

8. Francesco Flachi

Salah satu dari banyak penyerang berbakat di daftar ini yang tidak bisa mengendalikan kejahatannya di luar lapangan. Tahun 2006, Flachi dilarang bermain selama dua bulan karena perjudian ilegal yang dilakukannya. Setelah itu ia menerima hukuman selama dua tahun menyusul penggunaan kokain.

Setelah kembali pada 2009, tidak butuh waktu lama bagi Flachi untuk kembali tertangkap pada bulan Desember di tahun yang sama. Ia dinyatakan positif menggunakan kokain lagi. Kali ini ia dihukum 12 tahun yang membuat kariernya tamat, kecuali ia merencanakan untuk melanjutkan karier sepak bola pada usia 47 tahun.

9. Christian Vieri

Seorang pemain yang berkarakter sensitif, baik di dalam maupun luar lapangan. Pada masa jayanya saat pergantian milenium baru, Vieri menjadi striker terbaik di dunia, sebelum akhirnya jatuh setelah Euro 2004. Pemain yang baru saja pensiun ini mengalami hubungan yang tidak menyenangkan dengan wartawan selama kariernya. Jarang memberikan wawancara dan pernah sekali mengatakan pada media bahwa ia “lebih dari seorang manusia dibandingkan dengan kalian semua saat bersama”.

Vieri juga meminta keluar dari Inter, menolak merayakan gol, sebelum akhirnya proses hukum terhadap mantan klubnya dilakukan setelah mereka secara ilegal memata-matai dirinya sebagai bagian dari penyelidikan Calciopoli. Kehidupan cinta Vieri juga kacau, ****pun ia berhasil menggaet hampir semua wanita dari dunia showbiz di Italia, termasuk Elisabetta Canalis dan Mellisa Satta.

10. Giorgio Chinaglia

Chinaglia adalah pemain besar dalam sejarah kota Roma, di mana ia membuat berita mengenai Paus dipindahkan ke halaman tiga dalam surat kabar lokal. Striker itu mencetak 98 gol bagi Lazio antara tahun 1969 dan 1976, dan menjadi penentu saat meraih Scudetto 1974 dengan 24 gol dan memenangkan mahkota Capoacannoniere.

Chinaglia, pemain yang buas di lini depan, juga merupakan karakter kontroversial yang akhirnya mempengaruhi kariernya bersama tim nasional Italia. Saat pertandingan Piala Dunia dengan Haiti, Chinaglia diganti dan dikutuk oleh pelatih Ferruccio Valcareggi. Ia kemudian ke ruang ganti dan menghancurkan delapan botol air mineral. Aksinya itu menjadi penyebab berakhirnya karier internasionalnya bersama Gli Azzurri dengan hanya tampil 14 kali dan menciptakan empat gol. Ia kemudian hijrah ke Amerika Serikat dan bermain untuk New York Cosmos, di mana masalah terus berlanjut, termasuk disingkirkan oleh rekan setimnya, Pele. Kunjungi http://allpurz.com/ untuk melihat berita bola terbaru.