Siapa yang Cocok jadi Partner Lionel Messi Di Piala Dunia 2018

Lionel Messi pastinya akan menjadi pemain andalan Argentina di Rusia, namun ada ajang sengit untuk menentukan nama siapa yang paling layak menjadi pendamping Messi nanti. Siapa saja nama kandidat yang cocok untuknya? Inilah beberapa nama yang menjadi calon partner Messi di ajang piala dunia 2018 nanti.

Sahabat Messi di luar lapangan. Sergio Aguero, tak diragukan lagi, adalah partner yang diidamkan Messi. Masih tajam seperti biasa di Manchester City, Sayangnya Aguero urung tampil pada jeda internasional Maret ini karena cedera. Tetapi kesempatannya untuk berangkat ke Rusia terbuka amat lebar.

Sedari Argentina ada di bawah pimpinan Jorge Sampaoli, Gonzalo Higuain lebih banyak menganggur dan hanya 1 kali tampil. Dia malah tak dibawa saat Argentina melangsungkan pertandingan pamungkas babak kualifikasi pada Oktober lalu. Beruntung, penampilan El Pipita sekarang ini sedang naik di Juventus dan dia juga muncul sebagai pilihan pertama pendamping Messi kalau Aguero alami cedera.

Sesaat usai tak dipanggil dalam jeda internasional Maret ini, Mauro Icardi berikan respons sempurna: quat-trick ke gawang Sampdoria. Walau bermain produktif bersama Inter Milan, Icardi ternyata masih belum pecah telur di tingkat tim nasional lewat 4 caps yang telah dikantonginya. Sampaoli boleh terus abaikannya, namun amat dini untuk mencoret bomber berinisial MI9 ini dari skuat Piala Dunia.

Sama halnya dengan Icardi, Paulo Dybala perlu rela duduk manis di rumahnya untuk menyaksikan Argentina pada pekan ini. Pemain penyerang Juventus ini memang belum menunjukkan talenta besarnya bersama La Albiceleste, namun harapannya untuk bisa berangkat ke Rusia tetap terbuka. Terlebih, Dybala punya titel tak resmi sebagai titisan Messi berkat posisi, perawakan, dan gaya bermainnya yang mirip dengan sang megabintang.

Partner Messi di Piala Dunia 2018

Ketika cedera menghalangi Aguero untuk mentas di timnas pada Maret ini, pilihan mengejutkan dibuat Sampaoli. Alih-alih memanggil Icardi atau Dybala, Sampaoli justru lebih memilih Angel Correa. Bersinar di Atletico Madrid, Correa memang mampu memberikan banyak opsi di lini depan berkat kemampuannya yang serbabisa, mulai dari penyerang sayap hingga penyerang lubang.

Di usia 20 tahun, Lautaro Martinez sudah menjadi buah bibir. Sampaoli sudah berulang kali mengamati langsung aksi wonderkid Racing Club ini dan ia pun mendapat pemanggilan pertamanya di timnas senior pada Maret ini. Piala Dunia tampaknya terlalu dini untuk Martinez, namun jika tampil cemerlang kontra Italia dan Belanda, apapun bisa terjadi untuk penyerang berbakat bidikan klub-klub top Eropa ini.

Satu lagi penyerang lokal Argentina yang diboyong Sampaoli. Cristian Pavon memang bukan nama baru. Pada November lalu, striker Boca Juniors ini tampil impresif dalam debutnya di timnas dengan mengarsiteki dua gol Aguero kontra Rusia dan Nigeria. Jika terus bersinar, Pavon bisa menjadi pelayan rahasia untuk Messi dan Aguero di Rusia nanti.

Jika bukan karena cedera lutut ACL yang dideritanya pada November lalu, Dario Benedetto boleh jadi punya kesempatan bagus untuk berangkat ke Rusia. Dalam empat laga terakhir di babak kualifikasi, ia selalu tampil membela Argentina meski tidak membikin gol. Kini, striker Boca Juniors ini berpacu dengan waktu agar bisa pulih dan terpilih ke Piala Dunia 2018.

Sampaoli Pantau Para Pemain untuk Piala Dunia 2018

Pelatih tim nasional Argentina Jorge Sampaoli memantau hingga 60 pemain yang miliki potensi untuk masuk ke dalam skuat tim Tango untuk ajang Piala Dunia 2018.

Sampaoli dan tim pelatih Albiceleste bakal memulai tur Eropa bertemu dengan sejumlah pemain Argentina dan pelatih klub tempat para pemainnya bernaung.
“Kami bakal mulai lakukan wawancara berhubungan dengan rival pada babak pertama [di Piala Dunia],” ucap Sampaoli.

Argentina yang menjadi salah satu negara unggulan utama dan ada di pot 1 pada wakru pengundian grup Piala Dunia 2018 akan berselisih dengan Islandia, Kroasia, dan Nigeria.

“Kami berharap saksikan apa yang terjadi. Dengan khusus kami ingin berbicara dengan pelatih yang pemainnya kami ikuti. Kami pun berharap berbicara dengan pelatih yang dapat ceritakan pengalaman mereka di Piala Dunia sebelumnya,” imbuh bekas pelatih Chile tersebut.

“Lewat 45 hingga 60 pemain kami perlu pilih 23. Kami ingin punya semangat dan kebijaksanaan supaya bisa memilih secara benar,” lanjut Sampaoli.

Jorge Sampaoli Pilih pemain untuk piala dunia 2018

Pemilik 2 titel juara dunia itu nyaris tidak berhasil lulus ke Piala Dunia 2018. Lionel Messi dan kawan-kawan perlu menanti sampai matchday terakhir di zona Amerika Selatan untuk pastikan tiket ke Rusia 2018. Hasil oke dengan skor 3-1 atas Ekuador di pertandingan terakhir, bikin Argentina bermain di Piala Dunia ke-17.

Usai berada di podium juara di tahun 1978 dan 1986, Argentina meraih hal yang terbaik adalah runner up di perhelatan 1990 dan 2014. Tantangan meraih Piala Dunia juga menjadi tujuan penting untuk Lionel Messi yang kerap dituding gagal di tingkat tim nasional.

Argentina Dalam Grup yang Sulit di Piala Dunia 2018

Lionel Messi dan Argentina bakal melewati ujian yang tidak akan mudah di babak penyisihan Grup Piala Dunia 2018. Mereka akan dihadang oleh Kroasia, Nigeria, dan Islandia untuk perebutkan tiket menuju babak 16 besar.

Argentina yang baru bisa pastikan tiket menuju Piala Dunia 2018 di pertandingan terakhir melawan Ekuador perlu bersiap sedari awal kalau ingin melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2018.

Kroasia merupakan lawan paling berat untuk Messi dan para rekannya. Kroasia generasi sekarang ini punya beberapa pemain bintang papan atas seperti Luka Modric, Ivan Rakitic, Ivan Perisic, sampai dengan Mario Mandzukic.

Argentina Masuk Grup D piala dunia 2018

Nigeria menjadi wakil Afrika pun tidak dapat dipandang remeh oleh Messi dan para rekannya. Dengan materi tim mayoritas pemain muda yang telah miliki pengalaman di ajang Eropa macam Alex Iwobi dan Kelechi Iheanacho, Nigeria tidak akan gentar berhadapan dengan Argentina.

1 tim lagi yang tidak bisa dipandang remeh adalah Islandia. Meski mereka miliki status sebagai tim debutan, tetapi Islandia telah perlihatkan mereka tidak bisa dipandang remeh begitu saja.

Islandia hadir dengan status juara grup sampai mereka meraih tiket langsung ke Rusia. Tidak hanya itu, penampilan mereka di Piala Eropa 2016 dapat menjadi acuan. Islandia dapat sisihkan Inggris dan menjejakkan kaki di babak perempat final.

Grup D Piala Dunia 2018 menyajikan duel yang menarik untuk disaksikan. Biarpun Argentina yang berada di plot 1, sepak terjang Lionel Messi dan para rekannyan memang kurang memuaskan pada sesi kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Malah mereka nyaris alami kegagalan untuk lolos sebelum menangkan laga atas Ekuador pada laga terakhir.

La Albiceleste adalah salah satu tim unggulan di Piala Dunia 2018 karena mereka isinya adalah para pemain kelas wahid. Tidak hanya Lionel Messi, ada juga Sergio Aguero, Angel Di Maria, Gonzalo Higuain, sampai Nicolas Otamendi merupakan sebuah jaminan mutu bagi Tim Tango keluar sebagai kampiun kali ini.

Argentina Persiapkan ‘Tim Messi’ untuk Piala Dunia 2018

Pelatih timnas Argentina, Jorge Sampaoli, katakan kalau pemain bintangnya Lionel Messi punya bakat dan kedewasaan untuk mengantarkan Tim Tango menjadi juara di Piala Dunia 2018. Seperti diketahui, Messi memang memiliki banyak prestasi di tingkat klub dengan menangkan banyak titel bersama Barcelona.

Di tim nasional, prestasi paling oke Messi cuma mendali emas di Olimpiade Beijing 2008. Di 3 kompetisi besar terakhir, Argentina perlu merasa puas menjadi runner up di ajang Piala Dunia 2014 setelah tunduk melawan Jerman di partai puncak. Serta, 2 kali tersungkur dari Chile di babak final Copa America 2015 dan 2016. Dengan kondisi seperti ini, Sampaoli yakin kalau Messi dan para rekannya akan akhiri kekeringan trofi di Rusia nanti.

“Ini bakal jadi timnya (Messi), ia adalah yang paling oke dari semuanya dan ada di tahap kedewasaan yang jadi modal utama dalam mengantar timnya. Semua beban tim nanti akan ada di pundaknya sebab ini adalah timnya,” imbuh Sampaoli.

Messi yang menjadi pencetak angka paling banyak sepanjang masa untuk Barcelona dan tim nasional Argentina, awalnya pernah umumkan pensiun setelah kalah dari Chile pada final Copa America 2016. Tetapi, pemain yang berumur 30 tahun tersebut pada akhirnya putuskan kembali ke tim nasional usai menyaksikan Tim Tango terseok-seok di babak kualifkasi Piala Dunia zona CONMEBOL.

Argentina Persiapkan Tim Lionel Messi untuk piala dunia 2018

Sedangkan bomber tim nasional Argentina lainnya, Sergio Aguero, dipastikan akan menepi lewat laga persahabatan berhadapan dengan Italia pada hari Sabtu, 24 Maret 2018, dini hari WIB di Etihad Stadium, Manchester, karena masih menderita cedera lutut. Namun, pemain penyerang Manchester City tersebut bisa saja akan dibawa ke Madrid lewat laga berhadapan dengan Spanyol pada hari Rabu, 28 Maret 2018 dini hari WIB.

Baca Juga : Calon Terkuat Juara Piala Dunia 2018

“Kami sudah berbincang dengan dokter di Manchester City dan lakukan evaluasi keadaannya untuk melihat apakah dia bisa tampil. Keputusannya, ia tak bermain di laga pertama dan kami akan melihatnya di pertandingan yang kedua.”

Bekas pelatih Sevilla ini pun tekankan kalau pertandingan uji coba menghadapi Italia dan Spanyol sebagai peluang untuk menunjukkan kebolehan pada para rival mereka di Rusia nanti. “Semua orang tempatkan kami sebagai pemeran utama di Piala Dunia dan kewajiban saya adalah meningkatkan itu. Kami berusaha untuk bikin rival semakin takut, saat ini Argentina amat disegani,” sambung bekas pelatih tim nasional Chile itu.

10 Striker Sepakbola Top Yang Pernah Lahir Di Liga Italia

Liga Italia Memiliki Pertahanan Paling Kokoh
Liga Italia atau yang dikenal dengan Serie A merupakan liga yang paling kokoh dalam bermain bola bertahan. Banyak bek tangguh yang menghiasi liga Serie A sebut saja, Paolo Maldini, Franco Baresi dan lainnya akan membikin para striker lawan memerlukan kerja ekstra untuk bisa menjebol gawangnya. Tak pelak ketika ada beberapa striker yang berhasil melakukan itu secara tidak langsung akan di cap dunia sepakbola sebagai striker sepakbola jempolan.

Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, David Trezeguet, Andriy Shevchenko
Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, David Trezeguet, Andriy Shevchenko
Liga Italia yang di dekade tahun 90-an merupakan liga paling akbar di dunia, telah melahirkan sejumlah penyerang handal yang berasal dari berbagai negara selain dari Italia sendiri. Mereka adalah striker yang di kenang masyarakat sepakbola karena berhasil mencetak banyak gol di tengah rapatnya pola bertahan catenaccio klub-klub di liga Italia. Pada artikel ini akan di paparkan striker terbaik yang pernah di lahirkan liga Italia dalam 20 tahun terakhir.

Daftar legenda striker terbaik liga Italia dalam 20 tahun terakhir
10. Antonio Di Natale
Pemain kelahiran Naples, Italia pada tahun 1977 ini bisa di sebut tua-tua keladi. Di tengah usia yang semakin senja, Antonio Di Natale masih sanggup membuat banyak gol di tengah kokohnya tembok pertahanan klub di Italia. Pada musim 2009 sampai 2013 merupakan puncak tertinggi torehan golnya yaitu diatas 23 gol, bahkan di dua musim 2010 dan 2011 dia berhasil menjadi topskor dengan masing-masing mengemas 36 gol. Karir sepakbolanya sebagian besar dihabiskan di klub Udinese, dan sampai sekarang dia telah mengemas total 188 gol dari 350 pertandingan di sepanjang karirnya.

Antonio Di Natale, Udinese
Antonio Di Natale, Udinese

9. David Trezeguet
Striker asal Prancis ini bermain selama 10 musim di Juventus pada periode 2000-2010. Di klub Nyonya Tua tersebut ia mengemas 149 gol dari 245 pertandingan. Dia juga berhasil menjadi top skor di musim 2001-02 dengan 24 gol. Juara liga Serie A musim 2001-02 dan 2002-03 berhasil di raihnya bersama klub Juventus. Dia merupakan salah satu legenda untuk klub Old Lady yang bermarkas di kota Turin.
David Trezeguet – Juventus
David Trezeguet – Juventus

8. Hernan Crespo
Striker Argentina di liga Italia mencuat ketika membela FC Parma, yang merupakan klub medioker yang dibawanya menjadi klub yang di segani di Italia kala itu. Pemain ranking 3 terbanyak yang berhasil mencetak gol untuk timnas Argentina ini di klub FC Parma berhasil mengemas 62 gol dari 116 pertandingan selama membela klub italia tersebut., di periode pertamanya di Parma, dan di periode kedua di Parma ia berhasil mencetak 10 gol dari 46 pertandingan. Gelar topskor di musim 2000-01 berhasil di rebutnya dengan torehan gol sebanyak 26 buah.
Hernan Crespo – Parma FC
Hernan Crespo – Parma FC

7. Christian Vieri
Penyerang dengan postur tinggi besar ini pernah menjadi andalan ketika membela Inter Milan. Striker denga panggilan ‘Bobo’ di liga Serie A berhasil mencetak 167 gol dari 344 pertandingan. Karirnya di Italia sudah memperkuat banyak klub, bahkan dia pernah bermain di liga Spanyol kala membela Atletico Madrid dan liga Prancis kala membela AS Monaco.
Chistian Vieri – Inter Milan
Chistian Vieri – Inter Milan

6. Filippo Inzaghi
Pemain ini termasuk tipe striker yang oportunis, dia bisa menempatkan diri di posisi yang tepat di waktu dan tempat yang benar. Karirnya menjulang ketika memperkuat Juventus dan AC Milan. Di sepanjang karir di liga Italia striker yang gemar bermain di wilayah abu-abu karena sering bermain di wilayah offside ini berhasil mencetak 197 gol dari 466 pertandingan. Dan gelar topskor musim 1996-97 pun berhasil di genggamnya.
Filippo Inzaghi
Filippo Inzaghi

5. Gabriel Batistuta
Batigol adalah julukan yang sudah menggambarkan bahwa dia seorang striker yang mumpuni membuat gol. Penyerang Argentina ini menjadi dewa bagi penggemar klub Fiorentina karena rajin mencetak gol. Gelar topskor pun di raihnya di tahun 1995. Dari total karirnya di Serie A dia berhasil mengemas 184 gol dari 318 pertandingan.
Gabriel Batistuta
Gabriel Batistuta

4. Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic adalah raja untuk semua liga sepakbola yang di ikutinya, begitu juga ketika dia datang ke Italia dari liga Belanda, selama membela Juventus, Inter Milan maupun AC Milan, yang sepanjang tahun menempati peringkat pertama di klasemen akhir. Gol yang berhasil di buat sebanyak 109 dari 205 pertandingan. Gelar topskor di raihnya di dua musin yaitu tahun 2009 dan 2012.
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic

3. Francesco Totti
Sang pangeran Roma adalah julukan dia di dunia sepakbola. Pemain yang berposisi sebagai Attacking midfielder atau bisa menjadi second Striker hanya mengabdi pada satu klub di sepanjang karirnya yaitu AS Roma. Kapten terbesar klub ibukota Italia tersebut berhasil merebut gelar topskor di musim 2006-07 dengan mengemas 26 gol. Dan sepanjang karirnya dia berhasil mencetak 239 dalam 576 pertandingan sampai akhir 2014.
Francesco Totti – AS Roma
Francesco Totti – AS Roma

2. Andriy Shevchenko
Sheva merupakan penerus kejayaan Marco Van Basten di AC Milan. Striker klub AC Milan ini merupakan salah-satu striker terhebat di Serie A. Striker yang menjadi topskor Serie A di musim 1999-00 dan 2003-04 ini membela AC Milan selama tujuh musim. Dan di masa keemasan di klub tersebut dia bisa mencetak 127 gol dari 208 pertandingannya. Dan menjadikan AC Milan berhasil menjadi juara di kompetisi Italia dan Kompetisi Eropa.
Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko

1. Alessandro Del Piero
Pengabdian Del Piero di Liga Italia hanya untuk klub Juventus. Selama 19 tahun membela klub Juventus sudah banyak gelar yang berhasil di raih. Topskor liga Italia di musim 2007-08 ini sepanjang karir di Juve telah mengemas 208 gol dari 513 pertandingan dan berhasil menjadi juara selama delapan kali di kompetisi Serie A. Dia adalah dianggap pemain terbesar yang pernah di miliki oleh klub Old Lady tersebut.
Alessandro Del Piero
Alessandro Del Piero

Mau tau prediksi bola? Yuk kunjungi centurionfootball.com

Pemain Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa

1991: Lothar Matthaeus (Germany)


Profil

  • Nama :Lothar Herbert Matthäus
  • Tanggal lahir : 21 Maret 1961
  • Tempat Lahir :Erlangen (Jerman Barat)
  • Kebangsaan : Jerman
  • Berhasil membawa jerman Juara Piala Eropa 1980, Piala Eropa 1996, dan Piala Dunia FIFA 1990
  • Club : Borussia M’Gladbach, FC Bayern Munich, Internazionale, FC Bayern Munich, dan MetroStars dan kini menjadi pelatih club Maccabi Netanya
  • Bermain Di Timnas Jerman 150 kali dan 23 kali MencetakGol

1992: Marco van Basten (Belanda)


Profil

  • Nama:Marco van Basten
  • Tanggal lahir: 31 Oktober 1964
  • Tempat lahir: Ultrecht, Belanda
  • Kebangsaan: Belanda
  • Pernah Memasuki Club Ajax Amsterdam dan A.C Milan 1980
  • Ia dikenal sebagai salah satu penyerang depan yang handal di sepanjang sejarah dan mencetak sebanyak 276 gol dalam karirnya. Dikenal atas kekuatannya dalam penguasaan bola, kemampuan taktis serta tendangan keras dan volinya yang spektakuler, van Basten meraih penghargaan Pemain Sepak bola Terbaik Eropa sebanyak tiga kali (tahun 1988, 1989 dan 1992) juga Pemain Terbaik Dunia FIFA di tahun 1992. Karirnya sangat singkat, pada umur 29 tahun, ia sudah pensiun karena cederanya yang parah dan kambuhan. Bahkan, pada penghormatan terakhirnya di San Siro, membuat pelatih Milan saat itu, Fabio Capello menangis.

1993: Roberto Baggio (Italy)


Profil

  • Nama: Roberto Baggio
  • Tanggal lahir : 18 Februari 1967
  • Tempat lahir : Caldogno,Italia
  • Kebangsaan : Italy
  • merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan italia. Dia meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik FIFA pada tahun 1993. Dia merupakan pemain terbaik Italia saat membela timnya di Piala Dunia FIFA 1994. Hasil terbaiknya ialah runner-up timnas Italia pada Piala Dunia 1994.

1994: Romario (Brazil)


Profil

  • Nama: Romário de Souza Faria
  • Tanggal lahir: 29 Januari 1966
  • Tempat lahir: Rio De Janeiro
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain legendaris sepak bola berkebangsaan Brasil. Dia merupakan pemain sepak bola pertama yang mencetak 1000 gol sepanjang sejarah. Dia dilahirkan di Rio de Janeiro. Di timnas Brasil, dia bermain 71 kali dan mencetak 56 gol.Berkarir di sepak bola sejak tahun 1987 sampai pensiun pada tahun 2007.

1995: George Weah (Liberia)


Profil

  • Nama: George Manneh Oppong Ousman Weah
  • Tanggal lahir : 1 Oktober 1966
  • Tempat lahir:Monrovia
  • Kebangsaan:Liberia
  • dalah seorang politikus dan mantan pemain sepak bola Liberia.
    Weah dilahirkan pada 1966 dari keluarga dengan 12 anak dan tumbuh di lingkungan kumuh di Monrovia. Pada tahun 1995, ia meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA, sehingga merupakan orang Afrika pertama yang meraih gelar tersebut, Pemain Terbaik Eropa, serta Pemain Terbaik Afrika. Ia sering dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola Afrika terbaik sepanjang masa. Sepanjang karirnya, ia telah bermain di beberapa klub di Eropa, termasuk Monaco, Paris Saint Germain, dan AC Milan. Meskipun sukses di klub, ia belum pernah mencicipi ajang Piala Dunia FIFA bersama dengan tim nasional sepak bola Liberia.
    Sejak pensiun, Weah beralih menjadi politikus. Ia dikalahkan oleh Ellen Johnson-Sirleaf dalam pemilu presiden Liberia pada Oktober dan November 2005.

1996: Ronaldo (Brazil)


Profil

  • Nama:Ronaldo Luís Nazário de Lima
  • Tanggal lahir:22 September 1976
  • Tempat lahir:Bento Robeiro,Brazil
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain sepak bola Brasil yang sangat terkenal. Ia biasanya bermain sebagai penyerang dan saat ini dikontrak klub Flamengo. Julukannya adalah Il Fenômeno (“Sang Fenomena”). Bertinggi tubuh 183 cm.Namanya mulai mencuat saat bermain di Cruzeiro pada tahun 1993. Ia dipanggil masuk skuad timnas sepak bola Brasil untuk Piala Dunia 1994 meskipun ia akhirnya tidak mendapatkan kesempatan bermain. Setelah Cruzeiro, ia pindah ke Eropa di sebuah klub Belanda, PSV Eindhoven. Di Eindhoven, ia menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Belanda. Ia lalu pindah ke FC Barcelona (Spanyol) untuk semusim sebelum bergabung dengan Inter Milan. Karirnya di Inter tidak berjalan manis karena ia terus dihantui cedera. Saat memperkuat tim nasional Brasil pada Piala Dunia 1998, ia sempat mengalami penyakit misterius sehari sebelum pertandingan final melawan Perancis. Ia tampil tidak maksimal dalam pertandingan yang berakhir 0-3 untuk kekalahan Brasil. Pada tahun 1999, ia kembali cedera lutut dalam pertandingan pertamanya setelah sembuh dari cedera sebelumnya dan menghabiskan masa dua puluh bulan untuk rehabilitasi.

    Ia bermain gemilang dalam Piala Dunia 2002, mengantarkan Brasil menjadi juara. Pada tahun yang sama ia pun pindah ke Real Madrid. Bersama Real, ia menemukan kembali kemampuannya dan mengantarkan Real menjadi juara Liga Spanyol pada tahun 2003.

    Ronaldo mengawali Piala Dunia 2006 dengan diselimuti kontroversi mengenai berat badannya yang tampak melebihi berat ideal. Ia dikritik karena kondisinya dianggap kurang fit serta penampilannya yang buruk. Meskipun begitu, pada pertandingan ketiga di babak pertama melawan Jepang, ia mencetak dua gol yang membawanya sejajar dengan Gerd Müller sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia sepanjang sejarah dengan 14 gol. Satu gol yang dicetaknya saat melawan Ghana pada 27 Juni menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 15 gol.

    Ia kembali mengalami cedera parah di lututnya pada 13 Februari 2008 saat memperkuat Milan menghadapi Livorno. Berbeda dengan cedera lutut yang dialaminya pada tahun 1998 dan 2000, kali ini lutut kirinya yang terluka.

    Pada 10 November 2005, ia memperoleh status kewarganegaraan Spanyol sehingga kini ia mempunyai dwikewarganegaraan.

1997: Ronaldo (Brazil)



1998: Zinedine Zidane (Perancis)

  • PROFILE
  • Nama: Zinedine Zidane
  • Tanggal Lahir: 23 June 1972
  • Tempat Lahir: Marseille, France
  • Kebangsaan: French
  • Game Pertama:
    Sebagai Pengganti Di babak kedua melawan Ceko 1994, skor 2 gol dalam 17 menit
  • Clubs:
    1998 – AS Cannes; 1992 – Girondins Bordeaux; 1996 – Juventus Turin; 2001 – Real Madrid
  • Greatest Match:
    Paris, July 12 1998. sekor dua gol babak pertama, Perancis mengalahkan Brazil dengan Skor 3-o dan memenangkan PialaDunia untuk pertama kalinya
  • World’s Most Expensive Player?: Currently. Zidane’s transfer from Juventus Turin to Real Madrid in 2001 reportedy totalled a staggering $76 million.
  • Awards:
    1996: European Super Cup and the World Club Cup with Juventus.
    1998: World Cup with France.
    1998: European Player of the Year award — the Balon d’Or.
    1999: FIFA 1998 World Player of the Year.
    2000: Euro 2000 Championship with France. Named Player of the Tournament.
    2000: FIFA World Player of the Year for the second time.
    2002: European Champions League with Real Madrid.
    2002: World Club Cup with Real Madrid.
    2003: FIFA World Player of the Year for the Third time

1999: Rivaldo (Brazil)


Profil

  • Nama:Rivaldo Vitor Borba Ferreira
  • Tanggal lahir: 19 April 1972
  • Tempat lahir:-
  • Kebangsaan: Brazil
  • merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Brasil yang kini bermain untuk klub FC Bunyodkor. Dia pernah membela klub utamanya seperti Santa Cruz, Mogi Mirim, Corinthians, Palmeiras, Deportivo La Coruña, Barcelona, Milan, Cruzeiro, Olympiacos,dan AEK Athens.Di timnas Brasil, dia bermain 74 kali dan mencetak 34 gol.

2000: Zinedine Zidane (Perancis)

2001: Luis Figo (Portugal)


Profil

  • Nama:Luís Filipe Madeira Caeiro “Figo”
  • Tanggal lahir:14 November 1972
  • Tempat lahir:Lisboa
  • Kebangsaan: Portugal
  • adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia kini membela klub Inter Milan. Sebelumnya ia membela klub FC Barcelona dan Real Madrid. Bersama a.l. Rui Costa, Fernando Couto, dan Vitor Baia tergabung dalam generasi emas yang merebut juara dunia junior tahun 1991.

2002: Ronaldo (Brazil)

2003: Zinedine Zidane (Perancis)

2004: Ronaldinho (Brazil)]


Profil

  • Nama:Ronaldo Assis de Moreira
  • Tanggal lahir:21 Maret 1980
  • Tempat lahir:Porto Alegre
  • Kebangsaan: Brazil
  • dalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Brasil yang sejak Juli 2008 membela tim AC Milan. Tinggi badannya sekitar 180 cm. Ia mendapatkan gelar pemain terbaik dunia versi Fédération Internationale de Football Association pada tahun 2004 dan 2005.Ia merupakan pemain dengan penghasilan tertinggi melampaui David Beckham dari LA Galaxy.

2005: Ronaldinho (Brazil)

2006: Fabio Cannavaro (Italy)


Profil

  • Nama:Fabio Cannavaro
  • Tanggal lahir: 13 September 1973
  • Tempat lahir:Napoli
  • Kebangsaan:Italy
  • adalah bek tengah tim nasional sepak bola Italia yang bertinggi badan 176 cm. Ia memperkuat Real Madrid dalam tingkat liga. Sejak tahun 2005 ia menjadi kapten dari tim nasional sepak bola Italia. Ia adalah kakak kandung dari Paolo Cannavaro.Meskipun pendek, Cannavaro mempunyai kemampuan membaca permainan yang tinggi sehingga sering berhasil mencegat bola-bola yang datang. Bersama dengan Alessandro Nesta, keduanya menjadikan pertahanan Italia sebagai salah satu barisan pertahanan terbaik dunia.

    Debutnya di tim nasional terjadi pada 22 Januari 1997. Ia telah memperkuat tim nasional Italia di Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006, serta Piala Eropa 2000 dan 2004.

    Cannavaro terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa dan Pemain Terbaik Dunia FIFA pada tahun 2006.

2007: KAKA (Brazil)


Profil

  • Nama:Ricardo Izecson dos Santos Leite
  • Tanggal lahir: 22 April 1982
  • Tempat lahir:Brasilia
  • Kebangsaan: Brazil
  • ebih dikenal dengan nama Kaká, adalah seorang pemain sepak bola asal Brasil yang kini membela klub Real Madrid (bergabung tahun 2009; sebelumnya pada 2003-2009 di A.C. Milan). Kaká umumnya bermain di posisi gelandang serang ataupun penyerang. Ia dikenal mempunyai dribble yang sangat baik serta umpan-umpan yang akurat. Tinggi badannya ialah 186 cm.Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil.

2008: Cristian Ronaldo (Portugal)

Profil

  • Nama:Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
  • Tanggal lahir: 4 Februari 1985
  • Tempat lahir: Funchal, Portugal
  • Kebangsaan: Portugal
  • adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia dikenal sebagai pemain sayap dari Manchester United dari 2003-2009 sebelum pindah ke Real Madrid pada 1 Juli 2009 dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola. Ia biasa bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Ia mulai dipanggil ke Timnas Portugal sejak tahun 2003.

Lihat profil dan berita bola selengkapnya hanya di http://www.danielturp.org/

10 PEMAIN ITALIA PALING KONTROVERSIAL

1. Antonio Cassano

Lahir sehari setelah Italia memenangkan Piala Dunia 1982, pemain berjuluk ‘El Pibe de Bari’ itu dipuji sebagai pemain paling berbakat pada generasinya. Namanya meledak saat masih berusia 17 tahun dengan gol indah yang ia cetak untuk Bari ketika menghadapi Inter. Namun, ia tidak pernah benar-benar mencapai potensi terbaik yang diberikan Tuhan karena kepribadiannya yang meledak-ledak.

Cassano menceritakan bagaimana ia bisa tidur dengan sekitar 600 hingga 700 wanita saat berusia 25 tahun. Dan ketika bermain di Real Madrid, ia membayar pelayan muda untuk membawakannya kue setelah melakukan penyelundupan seorang gadis ke kamar hotel sebelum pertandingan. Cassano dihukum larangan lima pertandingan pada 2008 setelah ia melempar bajunya pada wasit. Selain itu, ada berita yang mengatakan ia memukul putra Marcello Lippi, Davide, di sebuah klub malam, yang membuatnya tersingkir dari skuad Piala Dunia 2010. Baru-baru ini ia dijual ke Milan setelah menghina Presiden Sampdoria, Riccardo Garrone.

2. Claudio Gentile

Salah satu bek paling kejam dan terkasar yang pernah ada di lapangan hijau. Para striker harus merelakan kakinya ketika menghadapi Gentile. Bek ini terkenal sebagai pemain yang dengan keras menjaga Diego Maradona hingga harus keluar dari pertandingan saat Piala Dunia 1982. Selain itu ia juga merobek baju yang dikenakan pemain Brasil, Zico, di kompetisi yang sama. Bahkan pahlawan Argentina di Piala Dunia 1978, Mario Kempes, berkomentar mengenai Gentile, “Jika Anda pergi ke toilet, Gentile akan mengikutimu ke sana.”

Gentile memenangkan enam Scudetto bersama Juventus dan menjadi pahlawan bagi para pendukung Bianconeri. Bahkan dalam sebuah cerita ketika striker Inggris, Kevin Keegan mejadi pemain terbaik Eropa, Gentile membuat Keegan tersandung ketika berjalan menuju podium. Gentile kemudian diketahui berbisik di telinga Keegan, “Anda tidak akan memenangkan penghargaan itu jika saya menjagamu.”

3. Paolo Di Canio

Salah satu pemain terbaik Italia yang tidak pernah bermain untuk tim nasional Italia, bersama dengan pemain seperti Evaristo Beccalossi dan Agostino Di Bartolomei. Tidak diragukan lagi bahwa temperamen panas Di Canio membuatnya kehilangan kesempatan untuk mengenakan jersey Azzurri.

Di Canio dijual oleh Juventus setelah bertengkar dengan pelatih Giovanni Trapattoni. Sementara saat-saat bermain bersama Sheffield Wednesday dirusak oleh salah satu momen paling terkenal dalam sejarah sepak bola Inggris, yaitu ketika ia mendorong wasit Paul Alcock hingga terjatuh ke tanah setelah ia dikartu merah saat menghadapi Arsenal.

4. Mario Balotelli

Meskipun baru berusia 20 tahun, striker kelahiran Sisilia keturunan Ghana itu berselisih dengan hampir semua rekan setimnya, lawan, pelatih, suporter, dan petugas pertandingan ketika masih bermain bersama Inter. Banyak komentar kontroversial Balotelli, termasuk saat ia menyebut dirinya seorang ‘warga kelas dua’, menyebut Cristiano Ronaldo sebagai ‘seseorang yang tidak bisa dimengerti’, membuka pengakuan secara terbuka bahwa ia mendukung Milan ketika bermain di Inter, mengaku tidak ingin bergabung dengan Manchester City pada hari ia tiba di Eastland, dan mengklaim ia tidak pernah mendengar tentang pemain muda Arsenal yang sensasional, Jack Wilshere.

‘Super Mario’ berkali-kali didepak dari skuad Inter oleh pelatihnya saat itu, Jose Mourinho. Dan penyerang itu bahkan mengatakan akan meninggalkan San Siro setelah kelakuannya melempar kostum Inter ke tanah usai pertandingan leg pertama semifinal Liga Champion musim lalu, di mana saat itu Inter menang 3-1 atas Barcelona. Sejak bergabung dengan Manchester City, Balotelli sudah dua kali dikeluarkan dari lapangan, yang terbaru adalah karena tendangan karate yang mengarah ke dada lawan yang kemudian membuatnya disingkirkan dari tim nasional Italia.

5. Marco Materazzi

Salah satu pemain yang paling tidak disukai dan tidak bisa dimengerti di planet ini. Materazzi dianggap sebagai pemain tidak berbakat yang kasar selama kariernya sebelum 2006. Drama yang dilakukannya, ekspresi wajah yang menyebalkan, dan belum lagi tackle keras dan menyikut pemain saat duel udara, membuatnya menjadi musuh bagi setiap pemain.

6. Omar Sivori

Sivori akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki Juventus dan Seri A. Namun, ia juga salah satu pemain dengan kepala yang panas. Pemain terbaik Eropa 1961 itu 10 kali dikeluarkan dari pertandingan dalam kurun waktu 7 tahun saat bermain bersama Juve. Ia juga sering terlibat keributan dengan lawan dan wasit. Pergerakan favoritnya adalah menanduk kepala, yang ia gunakan untuk menghina para pemain bertahan.

Maradona tahun 60’an itu meninggalkan Bianconeri pada 1965 setelah disingkirkan oleh pelatih Heriberto Herrera. Dan pada pertandingan terakhir dalam kariernya bersama Napoli, di mana ia juga sering dihukum tidak boleh bermain, ia dihukum enam pertandingan karena kekerasan yang dilakukannya dengan menendang Erminio Favalli saat mengahadapi bekas timnya, Juventus.

7. Pasquale Bruno

Pemain paling terkenal setelah Claudio Gentile pensiun. Bruno disapa “The Animal” karena gaya bertahannya yang tanpa kompromi. Mantan pemain Juventus, Torino, dan Lecce itu pernah sekali dihukum tidak boleh bermain selama delapan pertandingan setelah secara fisik menyerang wasit dan semua rekan-rekannya yang mecoba campur tangan. Bruno mampu melakukan banyak tackle berbahaya dan menerima banyak kartu selama kariernya. Ia menjadi terkenal saat bermain di tim Skotlandia, Hearts, khususnya setelah mencekik pemain cadangan Hibernian usai menendang pemain lawan pada ginjalnya.

Bruno terus melakukan pendekatan yang tidak banyak omong setelah pensiun dengan beberapa komentar yang kemudian diperdebatkan oleh pers. Ia baru saja menyerang para pemain sepak bola yang hanya peduli pada anting, tato, klub malam, dan belanja. Ia juga mengatakan bahwa jika ia masih bermain saat ini, ia akan memberi pelajaran pada Zlatan Ibrahimovic.

8. Francesco Flachi

Salah satu dari banyak penyerang berbakat di daftar ini yang tidak bisa mengendalikan kejahatannya di luar lapangan. Tahun 2006, Flachi dilarang bermain selama dua bulan karena perjudian ilegal yang dilakukannya. Setelah itu ia menerima hukuman selama dua tahun menyusul penggunaan kokain.

Setelah kembali pada 2009, tidak butuh waktu lama bagi Flachi untuk kembali tertangkap pada bulan Desember di tahun yang sama. Ia dinyatakan positif menggunakan kokain lagi. Kali ini ia dihukum 12 tahun yang membuat kariernya tamat, kecuali ia merencanakan untuk melanjutkan karier sepak bola pada usia 47 tahun.

9. Christian Vieri

Seorang pemain yang berkarakter sensitif, baik di dalam maupun luar lapangan. Pada masa jayanya saat pergantian milenium baru, Vieri menjadi striker terbaik di dunia, sebelum akhirnya jatuh setelah Euro 2004. Pemain yang baru saja pensiun ini mengalami hubungan yang tidak menyenangkan dengan wartawan selama kariernya. Jarang memberikan wawancara dan pernah sekali mengatakan pada media bahwa ia “lebih dari seorang manusia dibandingkan dengan kalian semua saat bersama”.

Vieri juga meminta keluar dari Inter, menolak merayakan gol, sebelum akhirnya proses hukum terhadap mantan klubnya dilakukan setelah mereka secara ilegal memata-matai dirinya sebagai bagian dari penyelidikan Calciopoli. Kehidupan cinta Vieri juga kacau, ****pun ia berhasil menggaet hampir semua wanita dari dunia showbiz di Italia, termasuk Elisabetta Canalis dan Mellisa Satta.

10. Giorgio Chinaglia

Chinaglia adalah pemain besar dalam sejarah kota Roma, di mana ia membuat berita mengenai Paus dipindahkan ke halaman tiga dalam surat kabar lokal. Striker itu mencetak 98 gol bagi Lazio antara tahun 1969 dan 1976, dan menjadi penentu saat meraih Scudetto 1974 dengan 24 gol dan memenangkan mahkota Capoacannoniere.

Chinaglia, pemain yang buas di lini depan, juga merupakan karakter kontroversial yang akhirnya mempengaruhi kariernya bersama tim nasional Italia. Saat pertandingan Piala Dunia dengan Haiti, Chinaglia diganti dan dikutuk oleh pelatih Ferruccio Valcareggi. Ia kemudian ke ruang ganti dan menghancurkan delapan botol air mineral. Aksinya itu menjadi penyebab berakhirnya karier internasionalnya bersama Gli Azzurri dengan hanya tampil 14 kali dan menciptakan empat gol. Ia kemudian hijrah ke Amerika Serikat dan bermain untuk New York Cosmos, di mana masalah terus berlanjut, termasuk disingkirkan oleh rekan setimnya, Pele. Kunjungi http://allpurz.com/ untuk melihat berita bola terbaru.

Berikut Ini daftar Pemain terbaik Liga Seria A 2013

Liga Italia musim 2013-2014 kembali menghadirkan Juventus sebagai peraih scudetto. Juventus sukses meraih gelar juara tiga musim terus-menerus. PadaMusim lalu, Juventus mencatatkan rekor poin tertinggi di Liga Italia dan juga keseluruhan liga liga elit Eropa dengan total 102 poin. Meski begitu, keberhasilan Juve bukanlah tanpa perlawanan. AS Roma secara gemilang menunjukkan peningkatan performa luar biasa dengan mengumpulkan poin tertinggi sepanjang keikutsertaan mereka di Serie A, yaitu 85 poin. Selain itu juga ada persaingan seru di posisi tiga antara Napoli dan Fiorentina yang juga bertemu di final Coppa Italia.

Perebutan tiket Europa League bahkan lebih ekstrem, dengan diperebutkan oleh 7 tim dengan selisih poin yang tipis, yaitu Inter Milan, Parma, AC Milan, Lazio, Torino, Hellas Verona dan Atalanta. Sengitnya persaingan di Serie A membuat jadwal Liga Italia akan selalu dinanti tiap pekannya karena banyak menyajikan laga seru dan penting. Sepanjang musim, ada beberapa pemain yang menunjukkan performa gemilang, baik pemain pendatang baru seperti Carlos Tevez, Gonzalo Higuain atau Fernando Llorente hingga pemain pemain yang sudah berpengalaman seperti Andrea Pirlo, Luca Toni, Fransesco Totti atau Morgan De Santcis.

Predikat top skor pun berlangsung hingga akhir dan diperebutkan oleh Ciro Immobile, Tevez, Luca Toni dan Higuain. Selain itu juga banyak pemain di kompetisi Serie A yang bersinar dari tiap tiap posisi mulai dari kiper, bek, gelandang hingga striker yang berkontribusi banyak bagi tim dan klubnya.

Daftar 11 Pemain Terbaik Liga Italia 2013-2014
Daftar 11 Pemain Terbaik Liga Italia 2013-2014
Kiper
1. Morgan De Santcis (AS Roma)
Bukanlah Gianluigi Buffon yang layak disebut sebagai kiper terbaik Serie A kali ini, melainkan kiper senior AS Roma, Morgan De Santcis. Eks kiper Napoli ini memang menunjukkan performa gemilang sepanjang musim. Ia menjadi kiper paling sedikit kebobolan dan paling banyak membuat clean sheet. Maka tak salah jika De Santcis menjadi kiper terbaik di musim 2013 2014.
Cadangan : Gianluigi Buffon (Juventus), Mattia Perin (Genoa)
Defender
2. Gabriele Paletta (Parma)
Defender andalan Parma, Gabriele Paletta mulai menjadi incaran tim tim besar Eropa setelah performa memukaunya. Paletta bermain apik sepanjang musim. Duetnya bersama Alessandro Lucarelli membuat lini pertahanan Parma begitu solid. Ia juga menjadi pemain dengan jumlah tackle bersih terbanyak di kalangan bek bek Serie A.
3. Mehdi Benatia (AS Roma)
Jika bersasarkan penampilannya di musim 2014, Mehdi Benatia layak disebut sebagai salah satu defender paling konsisten di Eropa. Benatia yang dibeli dari Udinese di awal musim tampil gemilang. Ia menciptakan pertahanan solid. Duetnya dengan Leandro Castan plus kiper Morgan De Santcis membuat AS Roma menjadi tim dengan jumlah kebobolan sedikit di 5 liga top Eropa. Ia juga sukses menyumbangkan 5 gol.
4. Giorgio Chiellini (Juventus)
Berbicara tentang lini pertahanan tak lengkap tanpa menyebut barisan belakang tim Juventus. Giorgio Chiellini layak dikedepankan dibanding dua rekan setimnya, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli. Chiellini masih menunjukkan teknik bertahan prima sepanjang musim. Namanya pun masuk dalam salah satu bek kelas dunia di Eropa saat ini.
Cadangan : Raul Albiol (Napoli), Leonardo Bonucci (Juventus), Leandro Castan (AS Roma), Gonzalo Rodriguez (Fiorentina), Alessandro Lucarelli (Parma), Jonathan (Inter Milan), Manuel Pasqual (Fiorentina)
Midfielder
5. Andrea Pirlo (Juventus)
Soal kemampuan, Andrea Pirlo memang sudah tidak diragukan lagi. Dunia sudah mengakui kehebatan Pirlo meski ia sudah memasuki usia senja. Posisi deep playmaker ia perankan dengan baik dan menjadi instrumen penting Juventus meraih hattrick scudetto. Kemampuan free kick nya juga sangat mematikan. Torehan 7 gol dari tendangan bebas merupakan yang terbanyak dari semua pemain di liga liga elit Eropa.
6. Miralem Pjanic (AS Roma)
Selain barisan pertahanan yang solid, lini tengah menjadi kunci penting AS Roma. Beberapa midfielder menunjukkan performa gemilang, namun tidak dalam satu musim penuh. Kevin Strootman tampil luar biasa sebelum dilanda cedera, Daniele De Rossi tampil bagus meski kadang agak menurun dan Radja Nainggolan mampu mengisi posisi kosong di lini tengah selama setengah musim terakhir. Hanya Miralem Pjanic sajalah midfielder AS Roma yang konsisten dari awal musim hingga akhir musim. Ia menjadi salah satu midfielder terbaik di Eropa saat ini dan menjadi komoditi panas di bursa transfer nanti.
7. Juan Cuadrado (Fiorentina)
Salah satu winger paling konsisten meski namanya sering terlupakan. Juan Cuadrado menjadi pendobrak dari sayap FIorentina. Pemain internasional Kolombia ini menjadi pemain dengan dribble terbanyak di Serie A dan kerap mencetak gol gol lewat akselerasinya. Namanya pun mulai dikaitkan dengan tim tim besar Eropa lainnya yang mengincarnya di bursa transfer musim panas.
8. Paul Pogba (Juventus)
Sulit menentukan mana yang lebih konsisten antara Arturo Vidal atau Paul Pogba. Secara torehan gol Vidal lebih unggul. Namun jika membicarakan kontribusi secara keseluruhan, Pogba lebih konsisten. Wonderkid asal Prancis menjelma menjadi pemain kunci bagi Juventus. Ia kerap mencetak gol gol yang krusial. Pogba juga dikenal berkat teknik mempertahankan bola yang baik.
Cadangan : Kevin Strootman (AS Roma), Borja Valero (Fiorentina), Kaka (AC Milan), Radja Nainggolan (Cagliari/ASRoma), Arturo Vidal (Juventus),  Marco Parolo (Parma), Antonio Candreva (Lazio)
Forward
9. Ciro Immobile (Torino)
Inilah rising star Serie A kali ini. Ciro Immobile merupakan penyerang pinjaman dari Juventus yang bersinar bersama klub Torino. Ia menjadi tumpuan utama Torino mencetak gol. Immobile bahkan menjadi top skor Serie A musim 2013-2014. Panggilan memperkuat timnas Italia pun ia peroleh berkat penampilan bagusnya.
10. Carlos Tevez (Juventus)
Inilah pemain pendatang baru terbaik. Baru bermain musim ini setelah dibeli dari Manchester City, Carlos Tevez langsung nyetel dengan gaya bermain Juventus. Ia menjadi goalgetter utama tim hitam putih. Sebanyak 19 gol ia cetak di musim pertamanya bersama I Bianconeri. Duetnya dengan Fernando Llorente menjadi salah satu yang tertajam di Eropa, menghasilkan total 34 gol liga.
11. Gonzalo Higuain (Napoli)
Dibeli dari Real Madrid, Gonzalo Higuain memecahkan rekor transfer Napoli sepanjang sejarah. Hal itu dibuktikan Higuain dengan performa bagus sepanjang musim. Ia menjadi top skor klub dan bersaing di 5 besar top skor Serie A. Higuain mampu menampilkan performa konsisten, meski kerap diduetkan dengan penyerang yang berbeda-beda, seperti Insigne, Pandev, Callejon atau Dries Mertens.
Cadangan : Luca Toni (Hellas Verona), Fernando Llorente (Juventus), Fransesco Totti (AS Roma), Gervinho (AS Roma), Rodrigo Palacio (Inter Milan), Giuseppe Rossi (Fiorentina), Domenico Berardi (Sassuolo), Alessio Cerci (Torino)
Itulah info update tentang daftar 11 pemain terbaik Liga Italia musim 2013-2014 atau biasa disebut Serie A Team of the Season. Penampilan pemain pemain tersebut sangat konsisten sepanjang musim. Mereka mampu menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim dengan torehan gol dan assist serta kontribusi lainnya, sehinga menjadi pemain kunci yang tak tergantikan bagi tim mereka masing-masing.